ARTCYCLING, ketika teknologi berpadu dengan seni & Olahraga

|

Perkembangan teknologi sudah masuk ke setiap sendi kehidupan manusia seluruh dunia. Cara kita beraktivitas sehari-hari sudah mendapat sentuhan smartphone dan apps, begitu juga di olahraga.

Bersepeda, sebagai olahraga yang memiliki penggemar luas di seluruh dunia juga telah mengalami perkembangan unik. Fenomena kekinian yang marak di kalangan pecinta sepeda adalah menggunakan apps saat melakukan olahraga kegemarannya ini. Segala aktivitas dan pencapaian mereka direkam lewat gadget miliknya dalam bentuk foto dan peta jejak lintasan, hasil yang dicapai ini kemudian diunggah dan di share sebagai kebangaan pribadi sekaligus menantang rekan-rekan dengan hobby yang sama.

Ditenggarai hadirnya teknologi ini berkontribusi menjadikan bersepeda semakin menyenangkan dan bertambah populer. Terlihat dari semakin banyaknya komunitas pesepeda di berbagai kota di dunia saling terhubung dan bertukar pencapaian pribadi setiap hari lewat apps, termasuk dari Indonesia.

Masyarakat Industri Kreatif, Teknologi Informasi dan Komunikasi (MIKTI) menyadari potensi itu. Oleh karena itu MIKTI bersiap menggelar even ARTCYCLING, sebuah lomba dengan konsep yang  pertama kali diselenggarakan secara resmi di Indonesia bahkan di dunia. Inilah lomba sepeda yang bisa dilakukan secara virtual di mana saja dan penilaiannya dilakukan berdasarkan gambar hasil dari jejak lintasan yang dilalui selama bersepeda. Lomba ini juga berpotensi besar turut mempopulerkan daerah masing-masing, sehingga peserta didorong untuk menggambar dengan tema ikon-ikon wisata dan kekayaan budaya nusantara. Contohnya ; Komodo, Penari Bali, Monas, Cendrawasih dan lainnya.

“Sudah saatnya sport tourism menjadi bagian penting dalam meningkatkan jumlah wisatawan lokal dan mancanegara yang datang ke Indonesia. Apalagi, even ini sangat menarik sekaligus menantang karenea menggabungkan nilai seni visual dan sportivitas secara bersamaan,” tutur Kemenpar Arief Yahya

Setelah dilombakan secara virtual pemenang lomba akan diumumkan lewat program Off Air di 11 kota besar. Untuk Big Bang acara akan diselenggarakan di Jakarta, di gedung Kementerian Pariwisata. Untuk di daerah akan diadakan Banda Aceh, Palembang, Bandung, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Denpasar, Balikpapan, dan Makassar. Semua serentak pada tanggal 17 Desember 2017 mendatang.

ARTCYCLING ini bertujuan untuk mendekatkan teknologi digital menjadi bagian keseharian masyarakat khususnya pecinta sepeda, atlet sepeda, dan masyarakat antusias sepeda lainnya. Sehingga teknologi, aktivitas fisik dan berkesenian menjadi satu padu bagian yang tidak terpisahkan menjadi salah satu pilihan bersenang masyarakat kita. Hal yang menarik dari acara ini adalah para pesepeda akan memperebutkan hadiah utama berupa sepeda dari Presiden RI Joko Widodo.

“BRI sangat concern dalam meningkatkan kesadaran masyarakat di bidang Digital, diharapkan dengan adanya Even gabungan antara olahraga, seni dan digital yang sifatnya massal BRI bisa melakukan kegiatan aktivasi dan sosialisasi produk produknya di kalangan Masyarakat sepeda.”

Acara ini diselenggarakan atas kerjasama Masyarakat Industri Kreatif, Teknologi Informasi dan Komunikasi (MIKTI) dengan Bank BRI dan Kementerian Pariwisata dengan dukungan komunitas sepeda B2W (Bike to Work) dan komunitas sepeda lainnya di Indonesia.

Untuk informasi dan pendaftran bisa melalui, www.artcycling.id, IG : artcyclingIndonesia Fanpage : Artcycling, Twitter : @artcycling2017,

6 thoughts on “ARTCYCLING, ketika teknologi berpadu dengan seni & Olahraga


    1. Saat ini, format pendaftaran sudah kami rubah menjadi masing-masing provinsi. silahkan dicoba kembali, terima kasih.

Leave a Comment


Your email address will not be published. Required fields are marked *